I think.....

Kukira engkau orang yang kuat…
Kukira kamu ini hebat…
Kukira kau sudah tahan uji…
Kukira anda selalu tenang ...
Kukira ente selalu senang….
Ternyata…..sama saja…

Tangan berpegang namun tak tergapai…
Kaki berpijak namun tak berinjak…
Pahit terasa tak dapat dipungkiri….
Kecewa tak dapat ditutupi….
Marah menyelimuti penuh emosi..

Apa yang terjadi
….
Padahal tinggal kuatkan akad…
Tinggal ikatkan tali agar kuat…
Tinggal membuka satu kancing…
Tinggal goreskan satu sapuan kuas …

Apa yang terjadi...
Butuh kecerdasan pikir dan hati….
Mulut cuma alat bicara….
Tak bisa berfikir…
Wajah cuma gambaran…
Mata yang mengukurnya…

Apa yang terjadi …
Jadikan pelajaran…
Bahwa kita….ada yang menciptakan.

3 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

kadang apa yg kita pikirkan ttg seseorang memang sering berbeda dg keadaan org itu yg sesungguhnya. tampak luar A tapi siapa tahu tampak dalamnya.

Aulawi Ahmad said...

@Fanny...bener katamu, jangan menilai orang dari luar aja karena kita tidak tahu apa yang ada didalamnya :)..

Annesya said...

ini puisinya semacam sampean lagi ngamuk sama orang...

Share/Bookmark

Related Post